Tampilkan postingan dengan label Artikel Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Riset OTAK AKTIF saat BERDOA dan SHALAT


Sebuah penelitian medis baru-baru ini mengungkapkan adanya serangkaian perubahan dalam tubuh manusia selama ia dalam keadaan berdoa (shalat) atau meditasi. Menurut penelitian tersebut, perubahan pertama yang tampak adalah adanya integrasi pikiran sepenuhnya dengan alam semesta setelah lima puluh detik memulai doa (shalat) atau meditasi.

Studi yang dilakukan oleh Ramchandran, seorang peneliti Amerika, bersama-sama dengan sekelompok peneliti lainnya menunjukkan bahwa laju pernapasan dan konsumsi oksigen dalam tubuh manusia berkurang selama doa (shalat) dalam kisaran antara 20 dan 30%, di samping resistensi kulit meningkat dan darah tinggi lebih membeku.

Hasil penelitian tersebut melaporkan bahwa sebuah gambar yang ditangkap melalui CT scan menunjukkan adanya aktivitas kerja otak yang sangat menakjubkan selama seseorang itu berdoa (shalat). Tercatat bahwa gambar otak seseorang dalam keadaan berdoa (shalat) atau meditasi berbeda dengan gambar(otak) dalam keadaan normal.
Aktivitas sel-sel saraf di otak telah berkurang dan terdapat warna mengkilap yang muncul di radiologi.
Ramchandran menegaskan bahwa hasil gambar ini merupakan bukti ilmiah mengenai apa yang yang disebut “spiritual transenden” dan kehadiran agama di dalam otak, yang membawa dampak terhadap seluruh anggota, seperti otot, mata, sendi dan keseimbangan organ-organ tubuh.

Ia juga menambahkan bahwa semua anggota tubuh mengirim sinyal ke otak selama seseorang berdo’a (shalat) atau meditasi, hal inilah yang menyebabkan aktivitas otak meningkat, sehingga otak kehilangan kontak dengan tubuh sepenuhnya hanya menjadi pikiran murni dan menarik diri dari alam dunia ke dunia lain.

Pada gilirannya, penelitian tersebut merupakan upaya yang signifikan dari para ilmuwan untuk mengungkap batas hambatan antara manusia dan rahasia otak. Penelitian ini mendapat apresiasi kepuasan dari sebuah penerbitan Sains di AS. Penelitian ini penting untuk menjelaskan hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan.

Yang perlu diperhatikan bahwa hal ini benar-benar membantah hasil studi dan penelitian William James, seorang pelopor psikologi agama, tentang misteri agama dalam otak yang menyimpulkan bahwa ilmu pengetahuan dan agama adalah dua dunia yang sama sekali berbeda. Subhanallah…

(saifalbattar/ech-chaab.net/arrahmah.com)

Sabtu, 23 Juni 2012

HIDUP BERBIAYA 4,484 MILYAR RUPIAH SETAHUN

Teman teman jika kita mau melakukan hitung hitungan sederhana untuk mengetahui seberapa berharga sih hidup kita , maka cara berikut bisa digunakan.

Pertama : Cobalah datang ke apotek terdekat dan belilah oksigen murni disana dengan merek OXYCAN , harganya jika belum berubah adalah Rp.21.500,-.


Kedua : Hiruplah oksigen murni itu , biasanya kalau dihirup selama 2 detik maka oksigen itu akan habis dalam 75 kali pemakaian .
Sehingga oksigen seharga Rp.21.500,- hanya bisa dipakai dalam waktu : (2 detik X 75) = 150 detik = 2,5 menit . 
Dengan kata lain biaya kita bernafas selama 2,5 menita adalah Rp.21.500,-

Ketiga : Sekarang jika teman teman menghitung berapa biaya kita memakai oksigen murni selama 1 jam , 1 hari , 1 bulan dan 1 tahun ? Maka hasil kalkulasinya didapatkan seperti ini :


1 jam (24 tabung x 2,5 mnt)= 24xRp. 21.500= Rp. 516.000,- ( biaya bernafas 1 jam)

1 hari (24 jam) = 24 x Rp. 516.000,- = Rp. 12.384.000,-( biaya bernafas 1 hari )
1 tahun (360 hari) = 360 x Rp. 12,384.000,- = Rp. 4,484.240.000,- ( biaya bernafas 1 tahun )


Nah sudah mulai kelihatan betapa berharga hidup kita ini


Keempat : Jika sekarang saya menghitung berapa biaya oksigen atau biaya bernafas hingga usia saya yang ke 43 tahun ini Maka saya harus mengeluarkan biaya sebesar :


43 tahun x biaya bernafas setahun = 43 x Rp.4.484.240.000,- = Rp. 192.822.320.000


Jadi BIAYA HIDUP SAYA selama 43 tahun , jika dibulatkan adalah sebesar 192,8 milyar rupiah .


Kelima : Jika teman teman ingin membuat perkiraan biaya bernafas berdasarkan kalkulasi diatas maka hasil hasil hitung hitungan saya seperti ini :


Usia 15 tahun biaya bernafasnya Rp. 67,263,600,000
Usia 20 tahun biaya bernafasnya Rp .89,164,800,000
Usia 25 tahun biaya bernafasnya Rp.111,456,000,000
Usia 30 tahun biaya bernafasnya Rp.133,747,200,000
Usia 35 tahun biaya bernafasnya Rp.156,038,400,000
Usia 40 tahun biaya bernafasnya Rp.178,329,600,000
Usia 45 tahun biaya bernafasnya Rp. 200,620,800,000
………

Ingat , kita baru menghitung biaya hidup jika seandainya kita membayar udara yang kita hirup.Belum lagi kalau kita memasukkn unsur unsur lain yang begitu banyak untuk dihitung

Teman teman alangkah sayangnya jika hidup semahal itu , kita kelola dengan asal asalan .Mestinya dengan harga hidup semahal itu , maka sudah seharusnya kita menghasilkan karya TINGGI , BESAR dan MAHAL dalam kehidupan ini.


Ini adalah cara berpikir seorang hamba yang senantiasa bersyukur kepada NYA
taken from Mr Akhmad Arqom... Barakallah

Senin, 04 Juni 2012

Bagaimana cara MEMPERGUNAKAN MIMPI dengan baik dan benar?

Tentunya bagaimana menggunakan mimpi dengan baik dan benar, tidak hanya ada satu cara. Setiap orang juga memiliki cara yang berbeda. Tapi pada kesempatan ini, saya akan mencoba memberikan beberapa hal sederhana yang saya percaya dapat mengoptimalkan mimpi teman-teman.

1. Ubah Mimpi menjadi target dan sasaran yang jelas dan menantang

Yang membedakan antara mimpi sebagai tujuan dengan mimpi sebagai “mimpi siang bolong” adalah apakah teman-teman mampu merubah mimpi teman-teman menjadi target dengan tujuan dan sasaran yang jelas. Inilah yang membedakan antara para orang sukses dengan orang biasa. Sebagian besar orang hanya membiarkan mimpi tersebut tetap menjadi mimpi, namun para orang sukses terbiasa untuk mengubah mimpi tersebut menjadi target yang jelas dapat dicapai dan menantang.
Contoh mimpi yang buruk : “Saya ingin kurus
Contoh mimpi yang baik : “Berat badan saya 70 KG pada Desember 2011
Dengan mengubah mimpi kita menjadi sesuatu yang spesifik, jelas dan dapat diketahui dengan jelas targetnya, maka kita akan lebih mudah untuk merencanakan dan memfokuskan tenaga kita untuk mencapai hal tersebut. Hal ini sama halnya seperti kita menanyakan arah jalan kepada 2 orang di tengah jalan. Satu orang hanya bilang, “jalan saja terus, itu sudah tempatnya. kalau masih bingung, tanya lagi sama orang lain di sana.” Satu orang lagi berkata, “dari sini, lurus terus sampai ketemu gedung A, lalu belok kiri. Setelah itu lurus sampai lampu merah kedua, belok kanan. Tempat yang anda cari ada di sebelah kanan, gedung warna merah.
Ketika teman-teman menjadi sang penanya jalan, menurut teman-teman, petunjuk orang pertama atau kedua yang lebih memudahkan kita?
Oleh karena itu teman-teman, tuliskan dengan sangat jelas mimpi teman-teman menjadi sebuah target spesifik, dan rasakan manfaatnya bagi teman-teman.

2. Bermimpilah untuk meraih sesuatu yang positif, daripada hanya menghindari sesuatu yang negatif

Teman-teman, adakah perbedaan antara pernyataan : “Saya tidak mau sakit“ dengan “Saya mau hidup sehat?
Antara pernyataan : “Saya tidak mau miskin” dengan “Saya mau kaya“?
Mungkin apabila kita lihat sejenak, kita merasa bahwa tidak ada perbedaannya. Namun apabila kita perhatikan dan renungkan lebih seksama, sebenarnya terdapat perbedaan yang luar biasa besar. Ketika teman-teman berkata saya tidak mau miskin, maka asal saya terhindar dari kemiskinan, saya masih punya sedikit uang walau pas-pasan, maka tujuan saya telah tercapai. Sedangkan saat teman-teman berkata saya mau kaya, maka saat tujuan ini tercapai, teman-teman memiliki uang yang lebih dari cukup. Hasil yang dihasilkan dari kedua mimpi tersebut sangat besar bedanya.
Selain hasil yang berbeda sangat besar, tujuan yang hanya berusaha menghindari hasil yang negatif hanya akan memberikan kita motivasi dan inspirasi untuk bekerja keras yang juga lebih kecil. Ketika kita telah berhasil tidak miskin, maka setelah itu kita akan merasa bahwa diri kita telah berhasil. Lalu tanpa kita sadari, kita akan mengendurkan semangat kita, tuntutan kepada diri kita sendiri agar kita bisa bekerja lebih giat untuk mencapai hasil yang luar biasa, hasil yang memang pantas kita raih.

3. Rumuskan dan tuang dalam tulisan mimpi teman-teman

Suatu studi tentang tujuan dilakukan oleh Mark McCormack kepada para lulusan MBA di Harvard Business School antara tahun 1979 & 1989. Tahun 1979, para lulusan MBA tersebut ditanya, “apakah anda telah menyusun suatu rencana yang jelas, spesifikdan tertulis tentang masa depan anda, dan perencanaan tentang bagaimana merealisasikan rencana tersebut?” Hasilnya 3 % menyatakan telah memiliki tujuan yang spesifik, jelas dan tertulis. 13% menyatakan memiliki tujuan yang spesifik dan jelas, namun tidak tertulis. 84% menyatakan belum memiliki dan menyusun rencana tersebut.
Sepuluh tahun kemudian, tahun 1989, periset melakukan wawancara dengan semua responden yang telah ditanyanya dulu. Hasilnya 13% yang menyatakan telah memiliki tujuan yang spesifik dan jelas, tetapi tidak tertulis, memiliki penghasilan rata-rata 2x lipat besarnya dari 84% lulusan yang belum memiliki tujuan. Yang mengejutkan adalah 3% lulusan yang menyatakan telah memiliki tujuan jelas, spesifik dan tertulis, memiliki penghasilan rata-rata 10x lipat dari 97% lulusan lainnya.
[Darmawangsa & Munadi, "Fight like a Tiger, Win like a Champion", 2006]
Teman-teman, memutuskan untuk bergabung dengan kelompok yang mana?
84%?
13%?
3%?

4. Ingatkan diri teman-teman akan mimpimu secara berulang-ulang

Seperti cerita pertama saya tentang pengalaman saya membawakan pelatihan di PT. Dankos Farma, kita dapat melihat bahwa walau kita telah memiliki gambar puzzle, tapi kita tidak pernah melihat secara berulang-ulang, maka gambar tersebut menjadi tidak berguna. Sama seperti mimpi, ketika kita sudah punya mimpi yang jelas, spesifik, dan tertulis, tapi kita tidak pernah melihat kembali, mengingat kembali mimpi kita. Maka mimpi tersebut akan sia-sia. Kita butuh selalu mengingat kembali mimpi kita demi 3 hal :
  1. Membuat kita selalu bertindak dalam jalur menuju mimpi,
  2. Memberi kita semangat tambahan untuk selalu mengeluarkan yang terbaik dari kita demi mencapai mimpi kita,
  3. Menunjukkan progress kita dalam menuju mimpi kita. Sudah sejauh mana pencapaian kita.
Hal ini penting karena ketika kita masuk dalam rutinitas dan kesibukan sehari-hari kita, kita akan cenderung lupa dengan tujuan awal kita. Sehingga dengan kembali melihat dan terus mengingatkan mimpi kita, maka mimpi kita tersebut selamanya tidak akan menjadi sia-sia. Mimpi tersebut hanya akan menunggu waktu untuk teman-teman wujudkan.
Cara termudah untuk terus mengingatkan mimpi teman-teman adalah bercerita tentang mimpi teman-teman ke sebanyak-banyaknya orang di sekeliling teman-teman. Jangan takut ditertawakan, jangan pernah merasa mimpi teman-teman sepele. Ceritakan berbagilah. Karena dengan bercerita, maka teman-teman secara tidak sadar mulai menyusun mimpi teman-teman dengan lebih spesifik, jelas dan terencana. Dan semakin sering teman-teman bercerita, semakin jelas dan spesifik mimpi teman-teman. Semakin teman-teman bercerita, semakin yakin teman-teman bahwa mimpi tersebut dapat dicapai, semakin termotivasi teman-teman untuk bergerak meraih mimpi tersebut.

taken from Monsieur SB's Stories

HABITS : Friends and Enemies of Success

Di sebuah hutan hiduplah seorang pertapa. Pertapa ini dianggap sakti dan bijaksana oleh penduduk di sekitar hutan tersebut, oleh karena itu tidak jarang orang yang datang ke pertapa ini untuk meminta bantuan. Di desa tidak jauh dari hutan sang pertapa, hiduplah seorang pemuda. Dirinya cukup pemalas dan tidak mau bekerja keras, tapi dirinya ingin kaya. Oleh karena itu, pemuda ini memutuskan untuk mencari sang pertapa untuk meminta pertolongan.
Setelah beberapa mencari lokasi pertapa ini, sang pemuda akhirnya bertemu dengan sang pertapa. Tanpa panjang lebar, sang pemuda langsung mengutarakan niatnya kepada sang pertapa. “Wahai pertapa bijaksana, saya ingin cepat kaya tanpa harus berusaha keras! Tolong bantu saya.” Lalu sang pertapa menjawab, “Hal ini mudah, kamu tinggal ke tebing dekat laut di seberang desa kamu. Cari sebuah batu yang ketika kamu pegang terasa hangat dan sangat halus. Jika kamu bisa menemukan batu ini, artinya kekayaan akan segera datang ke kamu.
Pemuda ini menurut dan keesokan harinya ia langsung pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh sang pertapa. Tempat tersebut ternyata sebuah tebing yang sangat besar dan banyak sekali batu. Pemuda ini langsung mulai mengambil satu batu dan memeriksa batu tersebut. Ternyata batu tersebut terasa dingin dan permukaannya kasar. Oleh karena itu bukan batu yang di maksud, maka ia melempar batu tersebut ke luar tebing, ke arah laut. Satu per satu pemuda ini memeriksa batu di sana, dari pagi hari sampai matahari tenggelam. Tetapi tidak ada satupun batu yang terasa hangat dan halus.
Keesokan paginya ia kembali datang ke tempat tersebut dan melakukan kegiatan yang sama, tapi selalu dengan hasil yang sama. Semua batu yang dipegangnya selalu dingin dan kasar. Ia terus melakukan kegiatan ini hari demi hari, bahkan bulan demi bulan, dan selalu dengan hasil yang sama.
Suatu hari, ia kembali datang ke tebing ini dan melakukan kegiatan yang sama. Setelah lewat berjam-jam di tebing tersebut, ia mengambil sebuah batu, dipegang sebentar di telapak tangan dan langsung dilempar ke laut. Tapi tiba-tiba dia jatuh berlutut, berteriak kencang dan mulai menangis. Ternyata batu yang dibuang tersebut adalah batu yang dicari-cari dirinya selama ini. Batu yang hangat dan halus. Tapi karena pemuda ini selama berbulan-bulan terbiasa mengambil batu, dipegang  sebentar dan langsung dilempar ke laut, tanpa terasa ketika batu yang dicari-cari telah ketemu, ia secara otomatis tetap membuang batu tersebut. Saat dirinya sadar, semuanya telah terlambat. Kebiasaan dirinya telah menyebabkan batu yang dicari-cari selama berbulan-bulan terbuang begitu saja.
Teman-teman, saya yakin kita semua ingin mencapai sukses, entah di bidang apapun. Sukses menggapai mimpi kita semua. Namun yang berhasil mencapai kesuksesan ini sangat sedikit jumlahnya. Sebagian besar sisanya menjalani hidup yang biasa-biasa saja, bukan karena mereka memang rela dan ingin hidup seperti itu, tetapi karena mereka tanpa sengaja “membuang” kesempatan untuk mencapai mimpi mereka, kesempatan untuk sukses. Dan yang membuat mereka membuang kesempatan tersebut adalah kebiasaan-kebiasaan buruk yang “menempel” pada diri kita.
Teman-teman, apa yang disebut dengan kebiasaan itu? Jawaban untuk jawaban ini akan beragam, dari yang paling sederhana dan sehari-hari sampai yang paling ilmiah dengan segala istilah psikologisnya. Oleh karena ijinkan saya membuat sebuah definisi singkat tentang apa itu kebiasaan agar pengertian kita semua saat membaca ini akan seragam.
Kebiasaan adalah sebuah tindakan atau perilaku manusia yang terus-menerus berulang dan muncul secara otomatis untuk merespon sebuah situasi atau kondisi tertentu.
Misalkan : Saya sangat suka sekali minum kopi. Saya punya kebiasaan minum kopi setiap sore, minimal satu gelas. Kegiatan ini terus menerus saya lakukan, sehingga tanpa sadar ketika waktunya minum kopi, saya akan secara otomatis mencari segelas kopi. Ketika di asrama, artinya saya segera membuat sendiri kopi. Saat di luar, saat sudah sore saya akan segera membeli segelas kopi. Terkadang ketika saya tidak minum kopi, saya berasa sedikit aneh dan bahkan saya seringkali mengalami sakit kepala. Lucunya setelah saya minum kopi, biasanya sakit kepala tersebut hilang. Intinya secara sadar dan tidak sadar, pikiran dan tubuh saya secara otomatis akan meminta saya untuk minum kopi.
Kebiasaan adalah suatu hal yang dianggap remeh oleh banyak orang, tapi sebenarnya kebiasaan memegang peranan yang sangat besar dalam hidup kita. Memegang peranan yang besar dalam menentukan apakah kita akan menjadi seorang yang sukses dalam hidup atau hanya seorang pecundang. Memegang peranan besar dalam menentukan apakah kita menjalani hidup yang bahagia atau hidup yang biasa saja. Sekecil apapun kebiasaan kita, seremeh apapun kebiasaan kita, kebiasaan tersebut dapat membuat sebuah perbedaan yang besar dalam hidup kita! (read : Small Things Big Diferrence)
SIAPAKAH SAYA?
Saya adalah TEMAN SETIA anda
Saya adalah PEMBANTU TERBAIK
sekaligus BEBAN TERBERAT ANDA
Saya akan MENDORONG anda SUKSES
atau MENYERET anda ke dalam KEGAGALAN
Saya SEPENUHNYA di bawah PERINTAH anda
Namun anda juga seringkali dibawah PERINTAH saya

Saya adalah HAMBA dari semua ORANG LUAR BIASA
Saya juga HAMBA dari semua ORANG GAGAL
Mereka HEBAT karena saya
Mereka GAGAL juga karena saya
ARAHKAN saya, LATIH saya
 dan TEGASLAH kepada saya, 
maka saya akan menempatkan DUNIA 
di bawah telapak kaki anda
LUNAKLAH pada saya, maka saya akan MENGHANCURKAN anda
Siapakah saya?
Saya adalah KEBIASAAN

Kebiasaan mampu membawa kita sukses, tapi kebiasaan juga dapat membuat kita membuang seluruh mimpi kita. Kebiasaan bisa menjadi teman yang baik bagi kesuksesan kita, namun ia juga bisa menjadi musuh terburuk bagi kesuksesan. Pilihlah kebiasaan teman-teman dengan bijak saat ini juga. Perhatikan dampak dari semua kebiasaan yang teman-teman miliki. Pertahankan dan tingkatkan kebiasaan yang mampu memajukan diri teman-teman. Rubah kebiasaan-kebiasaan yang mampu menjatuhkan teman-teman.  Saya sadar merubah kebiasaan sangatlah sulit. Saya sendiri mengalami sendiri sulitnya merubah kebiasaan yang telah bertahun-tahun kita pelihara. Tapi satu hal yang pasti merubah kebiasaan bukan suatu hal yang MUSTAHIL! Selama kita punya tekad, maka semua itu pasti bisa terjadi. Kebiasaan sama seperti sebuah keahlian. Keahlian atau kemampuan tidak mungkin begitu saja langsung dapat kita kuasai, tapi butuh latihan dan latihan.
Tinggal pertanyaan yang tersisa adalah seberapa besar tekad teman-teman untuk melatih kebiasaan teman-teman?
Di dunia ini terdapat beberapa jenis orang.
  1. Orang yang tidak sadar dirinya memiliki kebiasaan buruk. Jumlah orang tipe ini sangat banyak.
  2. Orang yang sadar bahwa dirinya memiliki kebiasaan buruk, tapi tidak mau berubah. Bisa karena memang mereka merasa nyaman dengan kebiasaan mereka atau merasa tidak ada akibat buruk dari kebiasaan itu. Jumlah orang ini sedikit lebih sedikit dibandingkan jenis pertama.
  3. Orang yang sadar bahwa dirinya memiliki kebiasaan buruk dan memiliki tekad untuk berubah. Namun berhenti di tengah-tengah atau tidak berusaha sekuat tenaga untuk terus berubah. Jenis ini sangat banyak, tapi jelas lebih sedikit dibanding jenis kedua.
  4. Terakhir adalah orang yang sadar, bertekad dan berusaha sampai akhir untuk mengubah dan melatih kebiasaan-kebiasaan buruknya. Jenis ini sangat sedikit di dunia. Tetapi orang jenis inilah yang dapat berhasil mencapai sukses. Oleh sebab itulah, mengapa jumlah orang yang sukses di dunia ini sangat sedikit.
Pertanyaan saya, teman-teman ingin bergabung dengan kelompok jenis orang seperti apa?
Semoga teman-teman dapat dengan bijak memilih dan merasakan dampaknya.
Saya harap teman-teman mampu menyadari kebiasaan-kebiasaan buruk teman-teman. Memiliki tekad yang besar untuk merubahnya dan kegigihan dalam proses merubahnya.

taken from Monsieur SB's Stories

Manusia Termostat vs Termometer

Hallo teman-teman, saya saat ini ingin berbicara tentang 2 buah alat yang sangat umum. Alat itu adalah termometer dan termostat. Teman-teman pasti sudah tahu apa itu termometer. Termometer adalah alat untuk MENGUKUR suhu suatu benda, orang, hewan, atau udara pada ruangan tertentu. Tapi mungkin hanya sebagian dari teman-teman familiar dengan kata termostat. Berlawanan dengan termometer, termostat itu adalah alat yang MENENTUKAN tinggi rendahnya suhu itu sendiri. Contoh termostat paling sederhana dan dapat ditemukan di mana-mana adalah remote AC.
Termometer tugasnya adalah mengukur suhu udara, sehingga ketika suhu udara di sekitar berubah maka dirinya akan ikut berubah. Ketika suhu dingin, maka termometer akan menunjukkan angka yang rendah. Ketika suhu panas, maka termometer akan menunjukkan angka yang tinggi. Termometer akan terus berubah mengikuti lingkungan. Ia tidak bisa merubah melingkungan, hanya bereaksi terhadap hal yang terjadi pada lingkungan.
Di lain pihak, termostat bekerja kebalikan dengan termometer. Termostat tidak bereaksi dan pasrah terhadap suhu lingkungan. Justru termostat yang menentukan suhu ruangan sekitarnya. Ketika kita mengatur suhu di termostat pada suhu 20°C, maka termostat akan membuat seluruh ruangan menjadi bersuhu 20°C.
Lalu mengapa saya berusaha menjelaskan tentang termostat dan termometer kepada teman-teman??
Karena, teman-teman perlu ketahui bahwa kita manusia dapat digolongkan menjadi “manusia termometer” dan “manusia remote AC”.
Manusia termometer adalah tipe manusia yang pasrah pada lingkungan dan selalu mengatasnamakan lingkungan atas segala yang terjadi pada dirinya (terutama kalau keadaan itu merugikan dirinya). Pada dasarnya, manusia termometer adalah manusia yang tidak bisa memegang kontrol hidupnya sendiri karena selalu hanya bereaksi terhadap lingkungan sekitar.
Contoh perilaku manusia termometer :
  1. Ketika seorang mahasiswa atau siswa sekolah dapat hasil ujian jelek, maka ia akan bereaksi “Saya dapet jelek karena gurunya (atau dosen) ga bisa ngajar!”, “Saya ga suka sama gurunya, makanya saya males ikut kelasnya!”, atau “Saya kemaren disuruh mama bantu ono-ini, jadinya ga bisa belajar!”. Intinya adalah lingkunganlah yang membuat dirinya seperti itu.
  2. Di tempat kerja ketemu klien yang nyusahin dan bisanya marah-marah terus, hasilnya satu harian penuh di kantor jadi bete, kerja malas-malasan terutama yang menyangkut project dari klien itu, dll. Ketika gagal bekerja sama dengan baik, maka semua kesalahan ada di klien itu.
Manusia termometer selalu menunjukkan dan meyakinkan orang lain bahwa yang mereka lakukan tidak terhindarkan dan ini adalah akibat dari hal lain di lingkungan. Mereka hanya mengikuti perubahan yang terjadi dan mereka adalah korban yang perlu dimaklumi. Manusia termometer sangat banyak kita temukan di sekitar kita, bahkan jangan-jangan kita adalah manusia termometer itu sendiri. Apakah teman-teman termasuk manusia termometer??
Manusia remote AC adalah tipe manusia yang tidak pasrah dengan lingkungan, tidak menjadikan lingkungan sebagai penentu hidupnya, melainkan mereka selalu berusaha membuat lingkungan berubah menjadi lebih baik sesuai dengan keinginannya. Manusia jenis ini tidak hanya menunggu dan bereaksi terhadap lingkungan, tetapi secara aktif terus mempengaruhi hidupnya dan sekitarnya. Mereka sadar bahwa apapun yang terjadi pada dirinya, adalah HASIL PILIHAN yang secara sadar dibuat oleh dirinya.
Contoh manusia remote AC dengan kondisi sama serupa :
  1. Mahasiswa remote AC yang berada di dalam kelas dengan dosen yang super ngebetein, tidak bisa ngajar, dll, tidak akan serta merta menyerah. Mereka sadar bahwa apa yang ia pelajari atau nilai yang akan ia raih sama sekali tidak ada hubungannya dengan kemampuan atau perilaku dosennya. Dosen boleh nyebelin, dosen boleh ga bisa ngajar, tapi pada akhirnya usaha dirinyalah yang menentukan keberhasilan dirinya sendiri. Mungkin ia akan belajar sendiri, mencari bahan lain, bertanya ke senior atau sekedar berdiskusi dengan dosen lain.
  2. Bertemu dengan klien nyusahin, tidak akan membuat dirinya memberi servis pelayanan yang lebih minim dibanding ke klien yang lain. Ia tahu bahwa klien bisa beragam-ragam sifatnya. Dan ia juga tahu bahwa keberhasilan dalam bisnis adalah secara konsisten melayani semua klien seperti apapun dengan pelayanan 100%. Maka manusia jenis ini akan secara sadar bekerja dengan maksimal, bukannya malah terpancing dengan kondisi klien seperti itu.
Manusia remote AC bukannya tidak terpengaruh oleh lingkungan, terutama ketika lingkungan itu memberikan suatu yang buruk. Tetapi mereka memilih untuk tidak terpancing dan tetap melakukan sesuatu hal dengan lebih baik.
Teman-teman, perlu kita sadari bahwa kondisi yang kita temui setiap hari adalah hal yang tidak bisa kita hindari. Dimarahi oleh atasan tanpa sebab, mobil kita diserempet motor, jalanan macet, teman bertingkah nyebelin, dll. Memang kita terkadang tidak bisa menebak atau menentukan apa yang terjadi pada diri kita, tetapi satu hal yang pasti, kita bisa MEMILIH SECARA SADAR, kemudian MENENTUKAN TINDAKAN kita selanjutnya.
Ketika kita ingin terus bergerak maju, perlahan tapi pasti, bergerak ke arah mimpi dan tujuan hidup kita, penting bagi kita untuk menjadi manusia remote AC. Karena ini adalah karakteristik penting dalam mencapai kesuksesan hidup teman-teman.
Jadi manusia jenis apakah anda?

taken from Monsieur SB's Stories

3 Hal dalam HIDUP

3 hal dalam hidup yang tak pernah kembali

  1. Waktu
  2. Perkataan
  3. Kesempatan
Teman-teman, kita tak akan pernah bisa memutar kembali waktu. Tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya. Manfaatkanlah waktu yang ada, walau waktu hidup kita hanya “sekejap mata”, untuk menciptakan kenangan yang berarti. Kenangan yang manis bagi diri kita dan orang-orang lain di sekitar kita. Kenangan manis yang selalu bisa dikenang bukan hanya oleh diri kita, tetapi oleh orang-orang yang hidup setelah masa hidup kita telah berlalu.
Time is free but it’s priceless, you can’t own it but you can use it. You can’t keep it but you can spend it.
Kita tak akan pernah bisa menarik ucapan yang telah kita keluarkan. Perkataan kasar yang keluar dari mulut kita tidak akan pernah dapat kita tarik kembali hanya dengan sebuah ucapan “maaf“. Kita tak akan pernah dapat menghapus lubang di hati orang lain akibat dari apa yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka atau menangis. Lubang itu akan selamanya berada di sana, di hati teman-teman atau orang yang kita kasihi.
Tapi kita juga bisa membuat apa yang keluar dari mulut kita membuat orang lain menjadi termotivasi, menjadi merasa lebih berharga, dan menjadi terinspirasi untuk menjalani hidup. Satu ucapan terima kasih, satu ucapan pujian, satu perkataan positif mungkin bagi kita tidak berarti apa-apa, tetapi mungkin kata-kata sederhana tersebut adalah segalanya bagi yang mendengar.
Oleh karena itu, sayangi ucapan yang akan keluar dari mulut kita.
Tajamnya pisau dapat mengiris luka yang dapat sembuh, tapi lunaknya lidah mampu mengiris luka yang tidak pernah hilang di hati.
Orang yang sukses adalah orang-orang yang mampu melihat datangnya kesempatan dan memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan tersebut. Karena pada banyak kasus, kesempatan hanya datang sekali dalam hidup kita, dan ketika kesempatan telah pergi, kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan tersebut. Oleh karena itu sayangi kesempatan yang datang kepada kita, pegang erat-erat dan gunakan sebaik-baiknya.
Tapi seandainya kesempatan telah datang dan lewat, tapi kita terlambat menyadarinya. Atau kesempatan tidak kunjung datang, kita bisa menciptakan sendiri peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita.
Tuhan selalu menjawab doa manusia dengan memberikan kesempatan-kesempatan. Tugas kita hanyalah menyadari dan mengenali kesempatan tersebut dan mempergunakan sebaik-baiknya.

3 hal dalam hidup yang tak boleh hilang

  1. Kehormatan
  2. Kejujuran
  3. Harapan
Kehormatan adalah kekayaan sesungguhnya yang dimiliki oleh diri kita. Uang, materi dan jabatan dapat direbut dari diri kita, tapi kehormatan adalah satu hal yang tidak dapat direbut oleh siapapun dari kita. Kehormatan kita tidak akan mampu direbut oleh orang lain, tanpa seijin dari kita.
Kehormatan kita bukan tergantung apa yang diucapkan oleh orang sekitar kita, tapi apa yang dikatakan oleh hati kita.
Oleh karena itu jangan biarkan penilaian dan perkataan orang lain menentukan seberapa terhormatnya kita.
Kehormatan tidak pernah dapat dinilai dengan jumlah uang yang dimiliki oleh seseorang. Jika ada kehormatan yang dapat dibeli karena uang, maka itu bukanlah kehormatan. Jika kita tidak memiliki uang tapi masih memiliki kehormatan, maka bersyukurlah. Karena kehormatan merupakan salah satu hal yang masih berharga di mata orang lain.
Jika suatu saat kita merasa telah kehilangan kehormatan dan ingin memulihkannya, maka pergunakanlah kejujuran untuk meraihnya kembali. Karena sejarah mencatat, orang-orang yang jujur adalah orang-orang yang terhormat.
Kejujuran adalah berkata dan bertindak sesuai dengan kata hati kita.
Kejujuran terkadang menyakitkan, tetapi lebih baik kita hidup sedikit “sakit” di awal daripada seumur hidup menjalani kebohongan.
Kebohongan mungkin dapat menyelamatkan “muka” kita di awal, tapi selalu akan berakhir dengan luka dan air mata. Kejujuran mungkin dapat menyebabkan diri kita atau orang lain meneteskan air mata, tapi semua akan diakhiri dengan sebuah senyuman.
Dalam hidup, kita pasti akan bertemu dengan banyak hal yang membuat kita “terjatuh”. Saat hal itu terjadi, milikilah harapan bahwa suatu saat semua hal yang baik akan datang.
Percayalah semua kesialan yang mungkin saat ini atau suatu saat nanti teman hadapi adalah sebuah “tempaan” Tuhan sebelum teman-teman menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga di kemudian hari.
Harapan adalah cahaya lilin di saat malam pekat. Harapan adalah sumber tenaga saat kita sedang kelelahan menghadapi lika-liku hidup. Harapan adalah penuntun kita di saat kita tidak tahu harus berjalan ke arah mana. Oleh karena itu selalu miliki harapan dalam hati kita. Peliharalah dan rawatlah harapan tersebut. Percayalah harapan tersebut dan jalani hidup kita. Karena suatu saat nanti kita akan berterima kasih karena kita tidak melepaskan harapan kita.
Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu.
Karena di mana ada kemauan, di situ ada jalan

3 hal dalam hidup yang paling berharga

  1. Keluarga
  2. Sahabat
  3. Cinta
Kekayaan bukan soal berapa banyak uang yang anda miliki.
Kekayaan adalah apa yang masih anda miliki saat anda kehilangan semua uang anda.
Jika anda kehilangan semua uang anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki keluarga.
This is my family. I found it, all on my own. It’s little, and broken, but still good. Yeah, still good.” ~Stitch~ 
Jika anda kehilangan semua keluarga anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki sahabat.
What is the difference between blood and friend?
Blood enters the heart and flows out, but friend enters the heart and stay inside.

Jika anda kehilangan semua keluarga anda dan tak ada satu pun sahabat, maka ingatlah bahwa anda masih memiliki cinta untuk mendapatkan mereka kembali. Cinta kita untuk mereka tidak pernah mati. Cinta kita ada dalam kenangan. Kenanglah masa-masa indah bersama mereka.
Cinta mampu membuat seseorang percaya akan hal yang terbaik. Cinta mampu membuat seseorang mampu mengeluarkan yang terbaik dari dirinya. Cinta mampu membuat seorang melihat dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk ditinggali. Cinta mampu membuat seseorang rela bekorban dan berbagi demi orang lain. Cinta adalah motivator terbaik. Cinta adalah inspirator terbaik. Oleh karena itu cintailah semua orang dengan tulus. Karena dengan sedikit cinta dari setiap orang, kita mampu membuat dunia menjadi tempat yang baik untuk ditinggali.
If love hurts, then love some more.
If love hurts some more, then love even more.
If love hurts even more, then love till its hurt no more
Semoga teman-teman mampu menjalani hidup yang bahagia. Hidup yang selalu menghargai 3 hal yang tidak dapat kembali. Hidup yang selalu memelihara 3 hal yang tidak boleh hilang. Hidup yang selalu melakukan yang terbaik untuk 3 hal yang paling berharga!

taken from Monsieur SB's Stories